Mangga Apel : Pengenalan, Sejarah, Manfaat, dan Cara Budidaya

Yuk Bagikan ..

Mangga apel merupakan salah satu jenis mangga yang cukup populer dan terbilang unik karena bentuknya yang menyerupai buah apel. Dapat makan langsung atau untuk pengolahan kembali  menjadi  jus, sari, dan lainnya. Dalam artikel kali ini, kita akan membahas tentang pengenalan, manfaat dan cara menanam mangga apel. Berikut pembahasannya.

mangga-apel

Pengenalan Mangga Apel

Mangga apel adalah salah satu varietas tanaman mangga (Mangifera Indica) yang memiliki buah dengan rasa yang manis-asam dan bentuk bulat seperti apel. Terdiri dari dua tipe, yaitu mangga apel hijau dan mangga apel merah. Mangga apel hijau memiliki kulit buah berwarna hijau saat muda dan akan berubah menjadi kuning saat matang, dengan daging buah berwarna oranye dan rasa manis-asam. Sementara mangga apel merah memiliki kulit buah berwarna merah kekuningan, dengan daging buah yang lebih manis dan beraroma dibandingkan mangga apel hijau.

Sejarah Singkat Mangga Apel

buah-mangga-apel

Ada anggapan beberapa ahli  bahwa mangga Apel sebagai tanaman asli Singapura, namun asal usul pastinya sebagian besar tidak jelas. Di Singapura sebelum tahun 1980-an, rujak sering menggunakan Mangga Apel dan populer oleh pedagang gerobak dorong dan penjaja rujak setempat.

Para penjaja ini akan menyusuri jalan-jalan lingkungan dengan sepeda, memotong salad segar di depan pelanggan mereka dan menyajikan hidangan dalam daun dengan tusuk gigi. Saat ini di Singapura, hidangan campuran telah dipengaruhi oleh cita rasa dari India dan Tiongkok dan sering kali dibuat menjadi hidangan utama yang menggabungkan Mangga Apels dengan kentang, tahu, gorengan, udang, atau ikan.

Manfaat Mangga Apel

Memiliki beberapa macam manfaat yang baik untuk tubuh antara lain:

Melancarkan Pencernaan

Kandungan serat membantu meningkatkan pencernaan dan mengurangi risiko sembelit. Serat juga mendukung pertumbuhan bakteri baik dalam saluran pencernaan.

Menjaga Kekebalan Tubuh

Kaya akan vitamin C, yang merupakan antioksidan kuat yang membantu menjaga dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin C juga berperan dalam melawan infeksi dan penyakit.

Merawat Kecantikan

Dapat membantu menjaga kesehatan mata karena mengandung vitamin A dan beta-karoten. Selain itu, vitamin C dalam buah ini membantu menjaga kelembapan kulit dan merangsang produksi kolagen, yang mendukung elastisitas kulit.

Baik Untuk Ibu Hamil

Kandungan folat sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan janin yang sehat. Folat juga membantu mencegah kelainan saraf pada bayi yang sedang berkembang.

Mencegah Penyakit Kanker

Mengandung polifenol, senyawa antioksidan yang dapat melawan radikal bebas dan mengurangi stres oksidatif dalam tubuh. Ini dapat membantu mencegah perkembangan sel kanker.

Mengurangi Risiko Diabetes

Kandungan vitamin C dan karotenoid  dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan mencegah resistensi insulin, sehingga mengurangi risiko diabetes.

Menjaga Kesehatan Mulut dan Tenggorokan

Memiliki sifat antimikroba dan antiinflamasi yang dapat membantu menjaga kesehatan mulut dan tenggorokan. Kandungan vitamin C juga mendukung kesehatan gusi.

Cara Budidaya Mangga Apel

pohon-mangga-apel

Pembibitan Tanaman

Sama halnya dengan cara pembibitan mangga pada umumnya. Pembibitan dapat dengan berbagai cara seperti okulasi, sambung pucuk dan juga cangkok. Pilih buah mangga dari pohon dengan kualitas terbaik, kupas buah dan pisahkan bijinya lalu jemur hingga kering. Jika ingin tunas cepat tumbuh dalam waktu 2-5 minggu, buang kulit bijinya. Setelah itu, semaikan benih mangga ke media tanam   dari campuran tanah, pasir dan sekam bakar. Perbandingan 1:1:1 pada polybag semai. Letakkan polybag semai pada tempat yang teduh. Lakukan penyiraman dan pemupukan secara rutin hingg muncul batang dan daun muda.

 

Setelah 4 minggu maka bibit dapat langsung dilakukan okulasi, sambung pucuk dengan varietas unggul sesuai keinginan. Setelah bibit mangga tumbuh normal maka bibit dapat dipindahkan ke lahan tanam yang sudah disiapkan.

Cara Menanam

Tanah pada lahan tanam diolah terlebih dahulu. 1-2 minggu sebelum diolah, lakukan pemupukan dasar dengan menggunakan pupuk kandang/kompos. Setelah itu, lakukan pembajakan atau pencangkulan agar tanah dan pupuk dapat tercampur dengan sempurna. Selanjutnya, buatlah lubang tanam berukuran lebar dan kedalaman antara 50-100 cm dengan jarak tanam sekitar 5-10 m per pohon. Jika lubang tanam sudah dibuat, masukkan jerami atau sampah kering ke dalam lubang tersebut lalu dibakar, lalu diamkan selama 1-2 minggu.Masukkan bibit dalam lubang tanam beserta dengan media tanam pada polybag semai, kemudian timbun kembali dengan tanah.

Cara Merawat

Lakukan penyiraman seperlunya saja atau sesuaikan dengan kondisi dan cuaca lahan tanam. Lakukan penyiangan pada gulma atau tanaman pengganggu lainnya yang ada di sekitar pohon mangga agar nutrisi untuk pertumbuhan pohon mangga tidak berebut dengan gulma tersebut. Selain itu, setelah 2 bulan tanam lakukan pemupukan. Pemupukan tersebut dapat  dengan menggunakan pupuk organik seperti pupuk kompos/pupuk kandang. Jika ingin lebih maksimal, pohon mangga dapat diberikan pupuk buatan seperti ZA, KCl, atau NPK.

Masa Panen

Setelah 3-4 tahun tanam, mangga sudah mulai berbunga dan berbuah. Pemanenan mangga dapat dilakukan satu bulan setelah berbunga.

Scroll to Top