Jenis Es Krim: Perbedaan Soft Ice Cream dan Hard Ice Cream

Yuk Bagikan ..

Ada berbagai jenis es krim yang tersedia, dan salah satu perbedaan utama adalah antara “soft ice cream” dan “hard ice cream.” Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan pengertian es krim serta perbedaan antara soft ice cream dan hard ice cream.

jenis es krim

Pengertian Es Krim

Es krim adalah makanan penutup beku dari campuran bahan dasar seperti susu, gula, dan flavoring (rasa). Campuran ini kemudian melalui proses pembekuan dengan menggumpalkannya di bawah suhu yang sangat rendah. Sambil terus proses aduk atau kocok untuk menghindari pembentukan kristal es yang besar. Hasilnya adalah produk yang lezat dan berstruktur lembut dengan berbagai rasa yang beragam, dari cokelat hingga stroberi hingga vanila. Namun, es krim memiliki dua varian utama yaitu  “soft ice cream” dan “hard ice cream”. Perbedaan antara keduanya terutama terletak pada tekstur, kandungan lemak, dan proses pembuatannya.

Perbedaan Soft Ice Cream dan Hard Ice Cream vs Gelato

Soft Ice Cream memiliki tekstur yang lembut. Soft ice cream juga punya sebutan  Ice Cream Cone yang penyajiannya lebih cocok dengan menggunakan cone. Conenya pun bisa makan langsung dengan es krimnya. Dari Pralinesownmade, bahwa penyajian soft ice cream menggunakan mesin khusus yang akan mengkondisikan tekstur yang lembut dengan suhu yang optimal. Pembuatan Soft Ice Cream  dengan suhu di bawah 5 derajat celcius.

Berbeda dengan Soft Ice Cream, Hard Ice Cream memiliki teksur yang lebih padat namun tidak keras seperti es batu atau es lilin. Hard Ice Cream juga dikenal dengan Ice Cream Gelato. Penyajian Hard Ice Cream juga akan lebih mudah dengan mesin khusus. Untuk Hard Ice Cream dibuat dengan suhu di bawah 20 derajat celcius.Sementara varian makanan penutup lain yaitu gelato, sebenarnya masih sama dengan es krim. Perbedaaanya adalah hanya lebih banyak susu dan dan sedikit krim. Selain itu gelato cenderung lebih tinggi suhunya bahkan dibanding soft ice cream, dan lebih lembut.

Tekstur:

Soft Ice Cream.  Soft ice cream memiliki tekstur yang, seperti namanya, lebih lembut dan lembek. Ini menciptakan sensasi lezat yang hampir menyerupai sorbet atau yogurt beku. Soft ice cream biasanya memiliki lebih banyak udara yang terperangkap, yang memberikan kesan lembut ini.

Hard Ice Cream: Hard ice cream memiliki tekstur yang lebih padat dan konsisten. Ini lebih mirip dengan es krim konvensional yang kita temui di toko-toko es krim. Hard ice cream cenderung lebih berat dan krim dalam teksturnya.

Kandungan Lemak:

Soft Ice Cream: Soft ice cream cenderung memiliki lebih sedikit kandungan lemak daripada dengan hard ice cream. Ini membuatnya menjadi pilihan yang lebih ringan dan cocok untuk mereka yang ingin menikmati es krim dengan kalori yang lebih rendah.
Hard Ice Cream: Hard ice cream memiliki lebih banyak kandungan lemak, yang memberikan rasa krim yang kaya dan lezat. Biasanya konsumen yang mencari pengalaman es krim yang lebih mewah akan menyukai jenis es krim ini.

Proses Pembuatan:

Soft Ice Cream. Produksi jenis es krim ini  ice cream biasanya menggunakan mesin  yang terus menerus mengaduk campuran bahan saat menggumpalkannya. Hal ini menciptakan tekstur yang lembut.

Hard Ice Cream:. Produksi Hard ice cream dalam jumlah besar dan seringkali simpan dalam lemari es untuk mengeras sebelum penjualan. Proses ini memberikan tekstur yang lebih padat.

Baik jenis soft ice cream maupun hard ice cream merupakan varian yang lezat dari es krim yang populer. Pilihan Anda antara kedua jenis ini tergantung pada preferensi pribadi Anda terkait dengan tekstur dan kandungan lemak. Yang pasti, es krim tetap menjadi camilan yang nikmat, apakah Anda lebih suka yang lembut atau yang keras.

Scroll to Top