Tanaman miana atau coleus atau Coleus atropurpureus adalah tanaman hias yang berasal dari daerah tropis Asia Tenggara dan Afrika, dan dapat tumbuh dengan baik di daerah yang memiliki iklim hangat dan lembab. Tanaman ini juga dapat tumbuh secara liar di dataran tinggi dan dataran rendah. Di dataran tinggi dengan ketinggian sekitar 1500 meter di atas permukaan laut, miana tumbuh dengan subur. Pada dataran rendah, miana ditemukan tumbuh di sekitar sungai, pematang sawah, ladan dan kebun. Dalam artikel kali ini akan membahas tentang klasifikasi, arti, morfologi, dan manfaat.

Klasifikasi Tanaman Miana
- Kingdom: Plantae
- Divisio: Spermatophyta
- Sub Divisi: Angiospermae
- Kelas: Dicotyledonae
- Ordo: Lamiales
- Famili: Lamiaceae
- Genus: Coleus
- Spesies: Coleus scutellarioides (L) Bentham
Pengertian Tanaman Miana
Coleus atropurpureus adalah tanaman semak dengan tinggi dapatmencapai 1,5 m serta tumbuh pada lingkungan yang agak lembab atau sedikit berair. Daunnya berwarna merah keunguan dan berukuran 5-15 cm. Tanaman ini tumbuh liar di ladang atau di kebun-kebun sebagai tanaman hias. Biasa dibudidayakan secara stek dalam waktu kurang lebih dua sampai tiga minggu. Tanaman ini memiliki nama lain, yaitu Sigresing (Batak), Adong-adong (Palembang), Jawek Kotok (Sunda), Iler (Jawa Tengah), Ati-ati (Bugis) dan Serewung (Minahasa) (Badrunasar dan Budi, 2017).
Morfologi Tanaman Miana
Tanaman miana atau coleus memiliki morfologi atau ciri ciri sebagai berikut.
Akar
Tanaman coleus tumbuh dengan akar tunggang. Warna akarnya kuning keputih-putihan.
Batang
Batang miana mampu mencapai tinggi hingga satu meter, memiliki permukaan yang basah, berwarna hijau pucat, dan tekstur yang lunak. Bentuk batangnya bersegi.
Daun
Daun miana memiliki bentuk seperti hati dan merupakan daun tunggal. Bagian pangkal daun miana memiliki lekukan yang menyerupai jantung, sementara tepi daunnya memiliki lekukan tipis yang bersambung-sambung. Tangkai daunnya berpanjang sekitar 3-4 cm dengan berbagai variasi warna. Secara makroskopis, daun miana memiliki warna ungu yang dapat berkisar dari ungu kecokelatan hingga ungu kehitaman.
Bunga
Bunga miana tumbuh dalam bentuk tandan di ujung batang. Kelopaknya berbentuk corong dengan warna hijau muda, sementara mahkota bunganya berbentuk bibir dengan warna ungu keputih-putihan. Bunga miana memiliki dua benang sari berwarna putih dan putik kecil berwarna ungu.
Buah
Buah miana masih muda berwarna hijau dan berubah menjadi cokelat ketika matang atau sudah tua. Bentuk buahnya berbentuk kotak dan bulat, mengandung biji kecil yang pipih, berkilat, dan berwarna hitam.
Manfaat Tanaman Miana

Bagian dari tanaman miana yaitu daunnya, memiliki manfaat sebagai berikut.
Mengatasi Hipertensi
Daun miana dapat menurunkan tekanan darah atau hipertensi karena kandungan forskolin yang berguna dalam melebarkan pembuluh darah, sehingga peredaran darah lebih lancar.
Mengatasi Hipotiroidisme
Kandungan forskolin pada daun miana berguna untuk mengatur enzim dan hormon pada tubuh. Saat masuk ke tubuh, zat ini mampu membantu tubuh dalam mengontrol dan menyembuhkan gangguan fungsi kelenjar tiroid, terutama meningkatkan fungsi dari bagian tersebut dari hipotiroidisme.
Mencegah Glaukoma Lebih Parah
Daun miana dapat membantu mencegah glaukoma lebih parah karena kandungan forskolin yang dapat membantu menurunkan tekanan bola mata.
Mengobati Asma
Kandungan forskolin pada daun miana dapat meningkatkan kerja sistem pernapasan sehingga dapat membantu mengatasi serangan asma.
Menurunkan Berat Badan
Daun miana dapat membantu menurunkan berat badan karena kandungan forskolin yang dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh.
Sebagai Anti-Kanker
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa daun miana memiliki sifat anti-kanker karena kandungan senyawa aktif seperti diterpenoid, flavonoid, dan asam fenolat.
