Bawang putih (Allium sativum) umum penggunaanya sebagai bumbu masakan dan obat tradisional di berbagai budaya. Selain memberikan cita rasa khas pada hidangan, bawang putih juga mengandung sejumlah nutrisi penting yang berkontribusi pada kesehatan manusia. Artikel ini akan mengungkapkan kandungan nutrisi yang terdapat dalam bawang putih serta berbagai manfaat kesehatan yang dapat diperoleh dengan mengonsumsinya.

Kandungan Nutrisi bawang putih
Bawang putih memiliki 33 komponen sulfur, beberapa enzim, 17 asam amino dan banyak mineral. Komponen utama bawang putih tidak berbau, disebut komplek sativumin, yang diabsorbsi oleh glukosa dalam bentuk aslinya untuk mencegah proses dekomposisi.Dekomposisi kompleks sativumin ini menghasilkan aroma khas yang tidak sedap dari allyl sulfide, allyl disulfate, allyl mercaptane, alun allicin dan alliin. Komponen kimia ini mengandung sulfur yang merupakan komponen penting yang terkandung dalam bawang putih.
Adapun komponen aktif bawang putih sativumin adalah allicin, scordinine glycoside, scormine, thiocornim, scordinine A dan B, creatinine, methionine, homocystein, vitamin B,vitamin C, niacin, s-ade nocyl methionine, S-S bond (benzoyl thiamine disulfide), dan organic germanium yang masing-masing mempunyai kegunaan berbeda.

Kandungan kimia Allium sativum yang berfungsi sebagai anti jamur adalah allicin (dialyl thiosulfinate). Allicin (diallyl thiosulfinate) merupakan salah satu komponen biologis yang paling aktif yang terkandung dalam bawang putih.
Selain itu bawang putih juga mengandung vitamin dan mineral. Bisa dicek di daftar berikut :
Kandungan nutrisi 1 siung bawang putih
- Kalori : 4 Kkal
- Lemak : 0,02 gr
- Karbohidrat : 0,99 gram
- Serat : 0,1 gr
- Gula : 0,03 gr
- Protein : 0,19 g
- Vitamin C : 0,9 mg
- Kalsium : 5mg
- Zat besi : 0,05 mg
- Kalium : 12 mg
Kandungan nutrisi 3 siung bawang putih
- Kalori : 12 Kkal
- Lemak : 0,04 gr
- Karbohidrat : 2,98 gram
- Serat : 0,2 gr
- Gula : 0,03 gr
- Protein : 0,57 g
- Vitamin C : 2,8 mg
- Kalsium :16 mg
- Zat besi : 0,15 mg
- Kalium : 36 mg
Manfaat konsumsi bawang butih mentah bagi tubuh
Cara makan bawang putih mentah mungkin tidak biasa bagi beberapa orang. Namun manfaatnya cukup banyak. Berikut ini, manfaat makan bawang putih mentah.
1. Mengendalikan Tekanan Darah
Hasil penelitian menunjukkan bahwa efek bawang putih mentah terhadap penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik hampir sama dengan obat atenolol.
Manfaat tersebut berasal dari kandungan allicin. Selain itu, kandungan polisulfida dalam bawang putih mampu memperlebar pembuluh darah sehingga tekanan darah bisa menurun.
BACA JUGA : Tanaman Bawang Merah : Klasifikasi, Ciri-ciri, dan Cara Budidaya
2. Menurunkan Kolesterol
Selanjutnya, khasiat makan bawang putih mentah ternyata dapat menurunkan kolesterol.
Dalam suatu penelitian yang menunjukkan bahwa kandungan allicin dari bawang putih mampu menghambat enzim yang membentuk kolesterol. Kandungan allicin yang memiliki segudang manfaat tersebut hanya bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi bawang putih dengan tumbuk, hancurkan, atau kunyah.
BACA JUGA : Budidaya Bawang Bombay
3. Menurunkan Risiko Kanker
Bawang putih mengandung sulfur aktif yang dipercaya dapat mengatasi risiko pembentukan sel kanker sekaligus menghambat penyebarannya.
Suatu penelitian menemukan bahwa manfaat makan bawang putih mentah secara rutin dapat menurunkan risiko beberapa jenis kanker, seperti kanker perut, pankreas, kerongkongan, prostat, hingga payudara.

4. Meningkatkan Kinerja Fisik
Manfaat makan bawang putih mentah yang satu ini sudah banyak yang menerapkan sejak zaman dahulu. Umbi-umbian ini mampu mengurangi kelelahan serta meningkatkan kinerja dan kapasitas fisik.
BACA JUGA : Bawang Putih : Asal usul, Klasifikasi, Ciri-ciri, dan Cara Budidaya Secara Singkat
5. Mengatasi Jerawat
Lagi-lagi, kandungan allicin dalam bawang putih mentah yang memiliki sifat antijamur, antibakteri, antiseptik, dan antivirus rupanya mampu membunuh kuman penyebab jerawat.
Selain itu, sifat-sifat baik tersebut juga berpotensi meringankan pembengkakan dan peradangan kulit sekaligus meningkatkan sirkulasi darah yang membuat kulit tampak cerah merona.
Bawang putih juga kaya dengan vitamin C, vitamin B6, seng, tembaga, dan selenium yang bermanfaat mengendalikan produksi minyak berlebih. Kandungan mineral dan vitamin pada bawang putih juga dapat membantu membasmi jerawat.
6. Menjaga Kesehatan Otak
Sebuah penelitian menemukan bahwa turunan karbohidrat pada bawang putih atau dikenal dengan FruArg mampu melindungi sel-sel otak terhadap efek penyakit dan penuaan.
Selain itu, FruArg juga berpotensi mengurangi kadar oksida nitrat yang diproduksi oleh sel mikroglia dalam otak selama berperang melawan peradangan dan stres oksidatif.
Pasalnya, kadar oksida nitrat yang berlebihan dalam otak dapat menyebabkan kerusakan sel otak.
Sementara, sel mikroglia memiliki peran cukup penting untuk menjaga kesehatan sistem saraf pada tubuh.
Manfaat makan bawang putih mentah y dari FruArg mampu memperbanyak sel mikroglia tanpa mendorong produksi kadar oksida nitrat dalam otak, sehingga keduanya berjalan seimbang.
BACA JUGA : Bawang Putih : Asal usul, Klasifikasi, Ciri-ciri, dan Cara Budidaya Secara Singkat
7. Melawan Radang, Batuk dan Pilek
Manfaat makan bawang putih mentah selanjutnya adalah mengobati flu, radang, dan batuk. Manfaat tersebut adalah hasil senyawa belerang yang terbentuk ketika menguyah bawang putih.
Apabila Anda sedang mengalami gejala flu, cara makan bawang putih mentah ini mampu mengurangi keparahan gejalanya dan memacu kesembuhan lebih cepat.
8. Memperkuat Tulang
Di antara keluarga bawang lainnya, bawang putih mugkin paling efektif untuk menghambat pengeroposan yang menyebabkan kerapuhan tulang. Flavonoid berasal dari manfaat makan bawang putih mentah mampu meningkatkan pembentukan tulang sekaligus memperlambat pengeroposan mineral tulang.
Cara Makan Bawang Putih Mentah yang Benar
Agar manfaat bawang putih seperti di atas dapat Anda peroleh dengan maksimal, maka Anda disarankan mengonsumsi bawang putih secara mentah. Mengolah bawang putih menjadi bumbu makanan justru akan mengurangi zat gizi penting di dalamnya.
Maka dari itu, akan lebih baik bila Anda mengunyah secara mentah-mentah dengan frekuensi 1-4 siung setiap hari. Namun, efek samping makan bawang putih mentah juga perlu jadi perhatian oleh orang yang sedang mengonsumsi beberapa obat berikut:
- Isoniazid
- Mengonsumsi pil KB
- Obat HIV/AIDS
- Obat antinyeri
- Obat pengencer darah
Jadi, apabila Anda ingin mengonsumsi bawang putih dengan tujuan pengobatan, maka ada baiknya langsung berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
Itu dia penjelasan mengenai manfaat makan bawang putih mentah bagi tubuh. Meski bawang putih belum biasa untuk konsumsi secara mentah, namun jangan abaikan manfaat baiknya. Jadi, tidak ada salahnya Anda memulai hidup sehat dengan mengonsumsinya.
Penutup
Bawang putih bukan hanya sekadar bumbu masakan, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai sumber nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan. Dengan mengonsumsi bawang putih secara teratur, Anda dapat mendapatkan berbagai manfaat untuk kesehatan jantung, sistem kekebalan tubuh, dan kesehatan secara keseluruhan. Namun, selalu disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli gizi atau profesional kesehatan sebelum membuat perubahan signifikan dalam pola makan Anda.
