Pohon karet (Hevea brasiliensis) adalah tanaman budidaya untuk mengambil bahan getahnya, yang menjadi bahan dalam produksi karet alam. Umumnya tumbuh di daerah tropis, terutama di Asia Tenggara. Di Indonesia, Sumatera Selatan adalah provinsi yang menghasilkan hingga 982 ribu ton atau sekitar 27% dari total produksi karet nasional. Urutan kedua adalah provinsi Sumatera Utara dan urutan ketiga adalah provinsi Riau. Dalam artikel kali ini, akan membahas tentang klasifikasi, ciri ciri, dan manfaat pohon karet.
Klasifikasi

- Kingdom: Plantae
- Subkingdom: Tracheobionta
- Super Divisi: Spermatophyta
- Divisi: Magnoliophyta
- Kelas: Magnoliopsida
- Ordo: Malpighiales
- Famili: Euphorbiaceae
- Genus: Hevea
- Spesies: Hevea brasiliensis
Ciri Ciri Pohon Karet

Pohon karet memiliki ciri atau morfologi sebagai berikut.
Akar
Akar tunggang dan akar udara berwarna coklat.
Batang
Tegak, bentuk bulat, percabangan simpodial, permukaan kulit kasar, warna coklat tua.
Daun
Tunggal berseling, bentuk lonjong, tepi rata, ujung dan pangkal meruncing, panjang 15–20 cm, lebar 8–15 cm, bertangkai pendek, pertulangan menyirip, permukaan halus.
Bunga
Bunganya tunggal, berkelamin satu, kelopak berwarna hijau bentuk mangkuk, benang sari berwarna putih panjang sekitar 7 mm, kepala sari berwarna hitam bentuk bulat, putik panjang 1–2 cm, kepala putik bulat.
Buah
Berbentuk polong, dilapisi oleh kulit tipis berwarna hijau, dan di tiap ruasnya terdapat 2-4 kotak biji.
Manfaat Pohon Karet

Berikut adalah beberapa manfaat pohon karet.
Menyumbang Bahan Karet
Bahan karet menjadi salah satu bahan esensial untuk industri dan menjadi berbagai jenis produk. Karet dari bahan mentah berupa getah dari pohon karet menjadi produk dengan melibatkan proses tertentu. Bahan-bahan dari getah pohon karet bisa menjadi produk utama, produk sampingan dan limbah yang masih punya manfaat.. Produk yang umum antara lain adalah ban kendaraan, produk industri rumah tangga, perlengkapan olahraga dan berbagai jenis produk lain.
Mengurangi Emisi Rumah Kaca
Memberikan dampak yang sangat baik untuk lingkungan. Pohon karet bisa menyerap gas buangan dan menghasilkan oksigen untuk manusia. Selain itu, nisa menyerap gas karbon dioksida yang penting untuk mengatasi semua jenis efek emisi rumah kaca seperti pemanasan global dan kerusakan lingkungan.
Mendukung Kinerja Industri Sintetis
Industri sintetis menjadi bahan yang sangat penting manusia. Bahan-bahan sintetis telah mempermudah pekerjaan manusia di berbagai bidang termasuk transportasi, kesehatan, perkakas dan semua jenis industri yang membutuhkan bahan karet.
Pohon Karet Membuka Lapangan Kerja
Banyak orang yang bergantung secara ekonomi. Mulai dari pemilik perkebunan yang menghasilkan karet, orang-orang yang bekerja untuk industri karet dan semua jenis pekerjaan yang membutuhkan karet. Bahan ini penting untuk industri pembuatan ban, katup mesin dan produk lain. Jadi pohon karet telah menyumbangkan manfaat ekonomi yang sangat besar dan berantai dari beberapa jenis industri.
Pohon Karet untuk Industri Mebel
Sebagai bahan untuk membuat mebel atau perangkat kontruksi rumah. Batangnya memiliki sifat keras, bersih, awet dan mudah untuk dibentuk. Karena itulah bisa menjadi berbagai jenis mebel seperti untuk meja, kursi, meja dapur dan berbagai jenis produk lain.
Pohon Karet Meningkatkan Fungsi Sosial
Secara umum membutuhkan lahan yang luas dengan beberapa pengaturan blok lahan yang teratur. Karena itulah lahan pohon karet sering jadi tanaman wilayah tertentu untuk meningkatkan pemerataan penduduk. Dengan cara seperti ini maka perkebunan pohon karet telah meningkatkan fungsi sosial dengan cara yang sangat baik.
Membuka Lapangan Pekerjaan
Pemeliharaan tanaman ini membutuhkan banyak perawatan. Bahkan penyadapan membutuhkan perawatan yang sangat rutin. Jadi, ini membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan ekonomi masyarakat. Banyak orang-orang yang sangat bergantung pada tanaman pohon karet mulai dari bagian perawatan, industri pengolahan hingga semua produk yang menggunakan karet.
Membantu Pemanfaatan Lahan
Banyak lahan di beberapa negara yang tidak terpakai dan bisa untuk membuka lahan perkebunan. Hal ini ternyata sangat baik untuk mengembangkan pemanfaatan lahan yang masih kosong menjadi lahan perkebunan karet. Perkebunan juga akan meningkatkan ekonomi masyarakat yang mau bekerja untuk memelihara pohon karet.
