Tanaman kayu putih atau pohon kayu putih (Melaleuca leucadendra) adalah salah satu jenis pohon yang banyak tumbuh di Indonesia. Pohon ini memiliki ciri khas berupa kulit kayu yang berwarna putih dan daun yang berbentuk jarum. Selain itu, pohon kayu putih juga memiliki banyak manfaat, seperti sebagai bahan baku pembuatan minyak atsiri dan obat-obatan tradisional. Dalam artikel kali ini, kita akan membahas tentang klasifikasi, ciri ciri, jenis, dan manfaat. Berikut pembahasannya.

Klasifikasi
- Kerajaan: Plantae
- Divisi: Magnoliophyta
- Kelas: Magnoliopsida
- Ordo: Myrtales
- Famili: Myrtaceae
- Genus: Melaleuca
- Spesies: M. leucadendra
Ciri Ciri Tanaman Kayu Putih

Pohon kayu putih memiliki ciri atau morfologi sebagai berikut.
Batang
Memiliki tinggi yang bisa mencapai sekitar 30 m dengan diameter batang 1,2 m. Batang kayu putih berwarna abu-abu sampai putih seperti kertas, dengan pucuk pohon berwarna agak keperakan.
Daun
Memiliki warna hijau yang tidak mengkilap, tepinya rata, dan umumnya memiliki panjang antara 5 hingga 10 cm serta lebar 1 hingga 4 cm. Selain itu, daun ini memiliki permukaan yang berbulu, dan pada setiap helaian daun terdapat 5-7 tulang daun dengan panjang berkisar 3-11 mm.
Bunga
Perbungaan berbentuk bulir yang banyak terdapat pada ujung ranting maupun ketiak daunnya. Bunga pohon kayu putih bersifat biseksual, dengan kelopak dan mahkota bunga yang kecil.
Buah
Memiliki bentuk kapsul dan tipe dehiscent, yang artinya kulit buahnya akan mengering dan terbuka ketika mencapai kematangan untuk melepaskan biji-biji yang ada di dalamnya.
Jenis Jenis Tanaman Kayu Putih
Terdapat dua jenis pohon kayu putih yang kita kenal luas, yaitu Melaleuca cajuputi dan Melaleuca leucadendra. Jenis Melaleuca cajuputi berasal dari Pulau Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan Maluku. Selain itu juga tumbuh di Kamboja, Myanmar, Thailand, Nugini hingga Australia Barat. Tumbuhan ini juga telah menyebar di Asia Timur, seperti di Taiwan, Sri Lanka, dan China.
Penemuan tanaman ini pertama kali ddi kawasan pantai daerah tropik lembab yang panas. Ia dapat tumbuh di berbagai kondisi lingkungan, termasuk di dataran pantai berawa, serta daerah tergenang air selama musim hujan pada kedalaman lebih satu meter. Jenis pohon ini sering menjadi bahan produksi minyak atsiri untuk obat hingga makanan dan kosmetik. Ciri khasnya seperti eukaliptus, mudah menguap jika terkena panas.
Sedangkan Melaleuca leucadendra berasal dari Maluku, Nugini, Queensland hingga Australia Barat. Jenis ini juga telah dikenalkan di Gabon, Honduras, Pulau Nicobar, hingga Trinidad-Tobago. Ciri khasnya adalah memiliki kulit batang berwarna putih dan mengandung zat lignin dan melaleucin. Daunnya mengandung senyawa atsiri yang dimanfaatkan bagi dunia pengobatan.
Manfaat Tanaman Kayu Putih

Tanaman kayu putih memiliki beragam manfaat, antara lain:
Sebagai Bahan Konstruksi dan Kerajinan
Batang pohon kayu putih dapat digunakan sebagai bahan konstruksi dan kerajinan karena teksturnya yang halus dan ukurannya yang cukup besar.
Pengusir Nyamuk
Minyak atsiri yang dihasilkan dari daun pohon kayu putih dapat digunakan sebagai pengusir nyamuk.
Melegakan Pernapasan
Minyak kayu putih memiliki manfaat untuk meredakan berbagai masalah pernapasan seperti pilek, sakit kepala, dan hidung tersumbat.
Pengobatan Kulit Kering
Mengobati Kulit Kering Ekstrak daun kayu putih telah terbukti meningkatkan produksi ceramide di kulit yang dapat memperbaiki kulit kering dan ketombe.Pohon kayu putih juga memiliki prospek yang baik dalam peningkatan ekonomi dan perbaikan lahan, serta dapat tumbuh dengan mudah pada berbagai kondisi tanah dan lingkungan
