Tanaman putri malu, atau Mimosa Pudica adalah tanaman yang berasal dari Amerika Selatan dan menyebar ke seluruh dunia. Terkenal karena keunikannya, yang ketika disentuh atau ditiup daunnya akan segera menutup dengan sendirinya. Tanaman ini mendapatkan nama putri malu karena ketika tersentuh, daunnya akan menutup seakan akan tanaman ini malu. Daun yang menutup ini bersifat sementara, dan beberapa menit kemudian akan pulih seperti semula. Dalam artikel kali ini akan mengenal lebih dekat tentang tanaman putri malu. Berikut pembahasannya.

Nama Lain Tanaman Putri Malu
Tumbuhan ini terkenal dengan berbagai nama berdasarkan karakteristik uniknya, seperti.
- Di Filipina, tumbuhan ini terkenal sebagai “makahiya,” yang berarti “malu.”
- Di Hindia Barat, tumbuhan ini disebut “mori vivi.”
- Di Sinhala, tumbuhan ini namanya “nidikumba,” yang berarti “tidur.”
- Di Tonga, tumbuhan ini sebutannya “mate-loi,” yang berarti “pura-pura mati.”
Selain itu, kata “pudica” dalam bahasa Latin sendiri memiliki arti “malu” atau “menciut.”
Klasifikasi
- Kingdom: Plantae
- Divisi: Magnoliophyta/Spermatophyta
- Kelas: Magnoliopsida/Angiospermae
- Ordo: Fabales/Rosales
- Famili: Fabaceae/Mimosaceae
- Subfamili: Mimosoideae
- Genus: Mimosa
- Spesies: M. pudica
- Nama binomial: Mimosa pudica
Ciri Ciri Tanaman Putri Malu
Memiliki ciri ciri atau morfologi sebagai berikut.
Akar
Akar tumbuhan putri malu berwarna putih kekuningan, berdiameter 1-5 mm, dan berbau mirip buah jengkol.
Batang
Bulat, berbulu, dan berduri tajam. Bagian batang memiliki bulu halus putih sekitar 1-2 mm. Batang muda hijau, batang tua merah.
Daun
Menyirip, kecil, berbentuk lonjong, dan berwarna hijau atau merah. Bagian bawah daun lebih pucat. Daun menutup saat tersentuh dengan duri-duri kecil di tangkai.
Bunga

Bentuk bulat merah muda dengan tangkai dan rambut, putik kuning. Bunga menutup saat matahari tenggelam dan kembali mekar saat terkena sinar matahari.
BACA JUGA :
- Cara Menanam Kunyit: Panduan Lengkap
- Jamu Kunyit Asam : Manfaat dan Cara Membuat
- Tanaman Kunyit : Pengenalan, Ciri ciri, Klasifikasi dan Nama Lain
Buah
Mirip buah kedelai, berbulu merah tertentu. Tangkai buah 3-4 cm panjangnya, 1-2 mm diameter, dengan 10-20 buah per tangkai. Buah pecah saat matang, biji jatuh dan tumbuh menjadi tunas baru. Buah, baik mentah maupun matang, berwarna hijau.
Manfaat Daun Putri Malu

Daun Putri Malu adalah tanaman yang memiliki berbagai manfaat kesehatan. Berikut adalah penjelasan mengenai manfaat-manfaatnya.
Mengatasi Diare
Mengandung senyawa yang dapat membantu mengatasi diare ringan. Anda dapat mengonsumsi daun ini dalam bentuk teh atau ekstrak untuk membantu meredakan gejala diare.
Menyembuhkan Gatal
Memiliki sifat antipruritik, yang dapat membantu meredakan gatal pada kulit. Anda dapat menghancurkan daunnya menjadi pasta dan mengaplikasikannya pada area yang gatal.
Mengatasi Peradangan
Kandungan senyawa antiinflamasi dalam daun ini dapat membantu mengurangi peradangan. Ini bisa bermanfaat dalam mengatasi masalah kulit yang terkait dengan peradangan, seperti jerawat atau ruam.
Sebagai Obat Kuat Alami
Beberapa budaya menggunakan daun Putri Malu sebagai obat tradisional untuk meningkatkan stamina dan vitalitas tubuh. Namun, manfaat ini mungkin perlu diteliti lebih lanjut dalam konteks medis.
Mencegah Kerusakan Hati
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bagian daun mengandung antioksidan yang dapat membantu melindungi hati dari kerusakan yang akibat radikal bebas. Ini dapat mendukung kesehatan hati Anda.
Meredakan Ngilu
Kandungan antiinflamasi dalam daun ini juga dapat membantu meredakan nyeri atau ngilu. Penggunaan eksternal daunĀ yang hancur dapat membantu mengurangi rasa sakit pada kulit atau bagian tubuh tertentu
