Bidara Cina, memiliki nama latin Ziziphus jujuba, adalah tanaman yang memiliki hubungan erat dengan buah jujube yang populer. Tanaman yang buahnya disebut pula dengan kurma merah ini, masih satu genus dengan tanaman bidara yang biasa dikenal di Indonesia yaitu Ziziphus mauritiana. Tanaman bidara cina memiliki asal-usul yang kaya budaya dan sejarah yang panjang. Berasal dari Tiongkok, bidara Cina telah menjadi bagian integral dari budaya dan tradisi kuliner di Asia Timur selama berabad-abad. Tidak hanya dikenal karena buahnya yang lezat dan manis, tetapi juga karena khasiatnya yang melimpah bagi kesehatan. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi asal-usul yang menarik dari bidara Cina dan menyingkap manfaat serta keunikan yang terkandung dalam buah jujube yang dihasilkannya.

Penamaan bidara cina, berbeda di masing masing tempat. Dari negara asal, sebutannya jujube atau jujuba. Sebutan lainnya, kurma merah, kurma Tiongkok atau angco (Hanzi: 红枣; Pinyin: Hóngzǎo),[kurma Korea, kurma India, putsa, futsa, atau apel India adalah sebuah spesies dari Ziziphus dalam famili buckthorn (Rhamnaceae), yang biasanya sebagai sebagai tempat berteduh dari sinar matahari selain juga memanen buahnya. Dalam bahasa Italia, buah tersebut namanya “giuggiola”. Dalam bahasa Korea, buah tersebut disebut 대추 [“dae chu”], pomme surette” dalam bahasa Prancis.
Taksonomi / Klasifikasi Bidara Cina / Jujube
- Kerajaan: Plantae
- (tanpa takson): Angiospermae
- (tanpa takson): Eudikotil
- (tanpa takson): Rosids
- Ordo : Rosales
- Famili: Rhamnaceae
- Genus : Ziziphus
- Spesies: Z. jujuba
Ciri – ciri bidara cina / jujube
Pohon bidari cina masuk ke dalam kelomppok tanaman perdu atau semak. Pertumbuhan tingginya bisa mencapai ketinggian 5–12 meter, biasanya dengan cabang berduri. Morfologi tumbuhan ini dapat terbagi menjadi empat bagian utama, yaitu batang, daun, bunga, dan juga buah sebagai berikut:
Batang bidara cina
Sebagai tanaman perdu batang pohon bidara berukuran kecil namun berkayu. Batang ini tumbuh tegak dan bisa tumbuh mencapai ketinggian 15 meter dengan diameter batang maksimal 40 cm. Batangnya ditutupi kulit berwana antara abu-abu gelap hingga hitam dengan tekstur pecah-pecah secara tidak beraturan.
Batang bidara juga beruas dan mempunyai duri kemerahan yang cukup tajam pada setiap ruasnya. Percabangannya tumbuh secara menyebar ke berbagai bagian batang dan menjuntai ke bawah. Sedangkan ranting-rantingnya juga tumbuh tidak beraturan dan mempunyai bulu-bulu halus.
Daun bidara cina

Daunnya berwarna hijau mengkilap, bulat telur-akut, panjang 2–7 sentimeter dan lebar 1–3 cm , dengan tiga daun yang mencolok pembuluh
darah di dasar, dan pinggiran daun bergigi halus.
Bunga bidara cina

Bunganya kecil, lebar 5 milimeter , dengan lima kelopak hijau kekuningan yang tidak mencolok.
Buah jujube / kurma merah

- Buahnya bisi untuk konsumsi
- Bentuk oval seperti kurma, daging tebal berwarna putih dan manis
- Biji oval, keras, di bagian tengah buah . Bijinya mirip seperti biji pada buah zaitun
- Ketika belum matang warnanya hijau halus, dengan konsistensi dan rasa apel dengan keasaman lebih rendah, berwarna cokelat tua hingga hitam keunguan, dan akhirnya berkerut, tampak seperti kurma kecil.

BACA JUGA :
- 7 Manfaat Daun Bidara bagi Kesehatan Tubuh
- Tanaman Bidara : Taksonomi, Jenis, Ciri-ciri dan Manfaat
- Manfaat Tomat Cherry Buat Kesehatan dan Cara Konsumsi yang Tepat
- Manfaat Buah Tomat dan kandungan Vitamin
Persebaran
Persebaran alami-nya tidak jelas informasinya karena kultivasi ekstensif, tetapi tumbuhan tersebut banyak tumbuh di selatan Asia,
antara Lebanon, Iran, Pakistan, India, Bangladesh, Nepal (sebutannya “bayar”), semenanjung Korea, selatan dan tengah China, dan juga tenggara Eropa.
Tumbuhan tersebut telah menyebar di Madagaskar dan berkembang sebagai sebuah spesies invasif di bagian barat pulau tersebut, Tumbuhan tersebut mempunyai sebutan l dengan nama “finab” di bagian timur Bulgaria, tanaman tersebut tumbuh liar namun juga untuk budidaya di taman, atau untuk panen buahnya. Buahnya muncul pada musim gugur.
Pohon-pohonnya tumbuh liar di timur Caribbean, dan kabarnya juga ada di Jamaika dan Trinidad. Di Antigua dan Barbuda, buah tersebut sebutannya “dumps atau “dums”. Buah tersebut juga terkenal dengan sebutan “pomme surete” di kepulauan Prancis Caribbean. Buahnya, yang lebih terkenal dengan sebutan “jujube India” di tempat lain, berbeda dengan buah “jujube” yang budidaya di berbagai bagian selatan California.
