Pohon Trembesi : Klasifikasi, Ciri Ciri, Manfaat, dan Cara Menanam

Yuk Bagikan ..

Pohon trembesi (Samanea saman), juga mempunyai banyak nama antara lain pohon hujan, suar, kihujan, baujan, kayu-ambon, atau munggur. Pohon ini termasuk pohon yang besar dan tumbuh cepat, dengan mahkota daun yang menyerupai payung dan lebar. Sebutan namanya dalam bahasa Inggris yaitu “Rain Tree” karena kemampuannya menyerap air tanah dan sering meneteskan air dari tajuknya. Asalnya dari Amerika Selatan, pohon ini kini tersebar di berbagai daerah tropis, termasuk di Indonesia. Dalam artikel kali ini, kita akan membahas tentang klasifikasi, ciri ciri, manfaat, dan cara menanam pohon trembesi.

pohon-trembesi

Klasifikasi Pohon Trembesi

  • Kingdom: Plantae
  • Divisi: Magnoliophyta
  • Kelas: Magnoliopsida
  • Ordo: Fabales
  • Famili: Fabaceae
  • Genus: Samanea
  • Spesies: Samanea saman

Ciri Ciri Pohon Trembesi

tanaman-trembesi

Pohon trembesi memiliki ciri atau morfologi sebagai berikut.

Pohon

Jenis tanaman pohon  ini memiliki tinggi yang bisa mencapai 30-40 m, lingkar pohon sekitar 4,5 m dengan bentuk batang yang tidak beraturan kadang bengkok, menggelembung besar.

Daun

Daunnya melipat pada cuaca hujan dan di malam hari sehingga pohon ini juga di namakan pohon pukul 5. Daunnya majemuk mempunyai panjang tangkai sekitar 7-15 cm, ukuran daun 4-5 cm berwarna hijau tua.

Bunga

Bunga berwarna putih dan bercak merah muda pada bagian bulu atasnya. Panjang bunga mencapai 10 cm dari pangkal bunga hingga ujung bulu bunga. Tabung mahkota berukuran 3,7 cm dan memiliki kurang lebih 20-30 benang sari yang panjangnya sekitar 3–5 cm.

Buah

Buahnya memiliki bentuk panjang lurus agak melengkung, mempunyai panjang sekitar 10–20 cm, mempunyai lebar 1,5–2 cm dan tebal sekitar 0,6 cm. Buahnya berwarna cokelat kehitam-hitaman ketika buah tersebut masak. Bijinya tertanam dalam daging berwarna cokelat kemerahan sangat lengket dan manis berisi sekitar 5 – 25 biji dengan panjang 1,3 cm.

Manfaat Pohon Trembesi

Pohon trembesi memiliki banyak manfaat bagi lingkungan, kesehatan, dan industri. Berikut adalah beberapa manfaat pohon trembesi:

Peneduh

Pohon trembesi dapat menjadi tempat pencadangan air bagi lingkungan sekitarnya, karena akarnya yang lebar dan daya serap yang kuat akan air yang.

Kesehatan

Ekstrak daun trembesi dapat digunakan sebagai antimikroba dan memiliki kandungan antimikroba. Daun trembesi juga dapat digunakan untuk obat tradisional, seperti demam, diare, sakit kepala, dan sakit perut.

Lingkungan

Pohon trembesi memiliki manfaat dalam penghijauan bagi lingkungan manusia, seperti menanam pohon trembesi di tepi jalan.

Kebutuhan industri

Kayu yang dihasilkan dari pohon trembesi dapat dimanfaatkan untuk mebel, furniture, dan bahan bangunan.

Pohon hujan

Pohon trembesi disebut sebagai pohon hujan karena tajuknya yang lebar, sehingga air hujan dapat menyentuh tanah langsung tanpa harus tertahan oleh lebatnya kanopi pohon.

Mengobati Penyakit Paru-paru

Biji pohon trembesi diyakini memiliki sifat-sifat penyembuhan yang dapat membantu mengatasi penyakit paru-paru. Kandungan tertentu dalam biji ini dapat memberikan manfaat khusus dalam meredakan gejala penyakit paru-paru.

Makanan Ringan dan Pengobatan untuk Penyakit Paru-paru

Biji pohon trembesi juga dapat dijadikan sebagai makanan ringan. Selain memberikan kenikmatan rasa, biji ini diklaim memiliki sifat penyembuhan yang dapat membantu mengatasi masalah paru-paru.

Membersihkan Darah Kotor

Ekstrak daun trembesi dikatakan memiliki kemampuan untuk membersihkan darah kotor. Kandungan aktif dalam daun ini mungkin memiliki efek detoksifikasi, membantu menghilangkan zat-zat berbahaya dalam darah.

Mengobati Flu Ringan

Daun trembesi diyakini memiliki sifat antiviral dan antiinflamasi, sehingga dapat digunakan untuk mengobati flu ringan. Kandungan-kandungan tertentu dalam daun ini mungkin membantu meredakan gejala flu seperti demam, pilek, dan batuk.

Mencegah Kanker Kulit

Daun trembesi mengandung senyawa-senyawa aktif yang diklaim dapat membantu mencegah kanker kulit. Kemampuan antioksidan dari daun ini diyakini dapat melindungi kulit dari kerusakan sel yang dapat menyebabkan perkembangan kanker.

 

Cara Menanam Pohon Trembesi

trembesi-pohon

Lansiran djarumtreesforlife, trembesi termasuk pohon yang penanaman dan perawatannya tidak “rewel”. Penanaman pohon trembesi bisa kapan saja. Dengan catatan, perawatannya harus dengan benar. Agar pertumbuhan dan manfaat pohon trembesi  lebih optimal, perhatikan beberapa hal berikut saat akan menanam trembesi.

Lokasi tanam yang tepat

Berkat kemampuannya menyerap air tanah yang kuat, penanaman trembesi sebaiknya di area terbuka luas dan jauh dari kompleks perumahan. Daunnya yang sensitif terhadap cahaya dan kerap menutup kala cuaca mendung atau gelap, membuat pohon ini mampu menyerap air hujan dan dapat menyentuh tanah langsung melewati lebatnya kanopi pohon ini.

Sediakan lubang dengan kedalaman ideal

Sebelum menanam bibit pohon trembesi, pastikan lahan cukup luas untuk durasi penanaman jangka panjang. Diameter dan kedalaman lubang yaitu 60 sentimeter (cm). Sementara untuk jarak tanam antarpohon trembesi yang ideal adalah 15 meter. Jarak ini mempertimbangkan agar tajuk pohon dapat tumbuh dengan optimal.

Proses pemupukan dan penanaman

Penanaman trembesi tergolong mudah. Setelah trembesi memasuki masa ideal tanam (sekitar 14 hari sejak setelah proses pembibitan), lakukan pemupukan dasar tanam ke dalam lubang persiapan. Setelah itu, masukkan bibit trembesi yang sudah dari polybag ke dalam lubang. Kemudian, tutup kembali dengan campuran tanah dan pupuk kendang. Siapkan bambu untuk menyanggah pohon agar pertumbuhannya simetris dan kuat. Siram pohon sekali lagi sebagai penutup proses penanaman.

Perhatikan masa penyiraman berkala

Agar pohon trembesi tumbuh dalam kondisi baik dan tak cepat layu, lakukan pendangiran atau penggemburan tanah sekitar pohon secara berkala sebelum melakukan penyiraman. Jangan lupa untuk merawat cabang pohon agar trembesi dapat tumbuh optimal dan menjadi pohon peneduh. Potong dahan trembesi pada awal masa pertumbuhan dan jaga agar trembesi dapat tumbuh tanpa cabang saat menyentuh ketinggian 4 meter awal.

Scroll to Top