Bawang merah (Allium cepa) adalah salah satu jenis tanaman umbi yang memiliki nilai kuliner dan gizi yang tinggi. Agar tanaman bawang merah tumbuh subur dan menghasilkan umbi yang berkualitas, penting untuk memberikan pupuk dengan tepat dan sesuai dengan kebutuhan tanaman. Artikel ini akan membahas langkah-langkah cara memberi pupuk pada tanaman bawang merah agar Anda dapat merawat tanaman tersebut dengan efektif.
Bawang merah merupakan tanaman yang banyak membutuhkan hara, baik pada masa pertumbuhan vegetatif atau juga saat pembentukan, pembesaran dan pematangan umbi. Pemupukan yang dilakukan harus tepat jenis, tepat waktu, tepat cara dan tepat kombinasi. Pemupukan yang tepat juga merupakan salah satu cara penting untuk meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan hama dan patogen penyebab penyakit pada tanaman bawang merah

BACA JUGA : Tanaman Bawang Merah : Klasifikasi, Ciri-ciri, dan Cara BudidayaTanaman bawang merah banyak menyerap unsur hara makro dari dalam tanah seperti Nitrogen (N), Phosphor (P) dan Kalium (K). Namun unsur-unsur tersebut tidak selalu tersedia di dalam tanah disebabkan sistem budi daya yang terus-menerus dilakukan.Dalam budi daya bawang merah, diperlukan pemupukan sebanyak tiga kali, yang dilakukan pada tahap sebagai berikut:
- Pengolahan lahan sebanyak 1 kali
- Pemeliharaan tanaman. sebanyak 2 kali
BACA JUGA : Bawang Putih : Asal usul, Klasifikasi, Ciri-ciri, dan Cara Budidaya Secara Singkat
Pemupukan Pertama atau Pemupukan Dasar
Pemupukan pertama diberikan bersama ketika pengolahan tanah atau sebelum dilakukan penanaman bibit bawang merah. Pupuk disebar di atas bedengan lalu diaduk merata dengan tanah.
Jenis pupuk yang digunakan adalah :
- NPK Mutiara (16:16:16) 500 kg
- SP 36 sebanyak 50-100 kg
- KCl 30-60 kg
Dosis di atas adalah untuk dosis aplikasi per hektarnya. Untuk pemupukan pertama ini jika akan menambahkan pupuk kompos atau pupuk kandang, dosis NPK Mutiara (16:16:16) dapat dikurangi menjadi 250 kg/ha.
Alasan menggunakan pupuk ini adalah karena unsur P dan K sulit larut sehingga perlu waktu (minimal 14 hari) agar unsur tersebut dapat diserap tanaman.
Pada umur 7 hari akar tanaman bawang mulai tumbuh dan membutuhkan unsur tersebut untuk perkembangannya. Unsur P dan K dari NPK, SP 36 dan KCl akan tersedia bagi tanaman sepanjang pertumbuhan bawang merah.BACA JUGA : 13 Jenis Varietas Bawang Merah Lokal dan Ukuran Umbi
Pemupukan Susulan Pertama / Pupuk bawang merah umur 15 hari
Pemupukan susulan pertama diberikan saat tanaman berumur 10-15 hst dengan jenis pupuk Urea 180 kg/ha atau ZA 400 kg/ha.
Aplikasi pupuk bisa dengan cara ditebar di atas bedengan.
Pemupukan ini bertujuan untuk memberikan cadangan makanan bagi umbi karena pada umur 15-30 hst cadangan makanan umbi cepat habis sehingga perlu unsur N dan S untuk pembentukan daun, batang dan akar.

Pupuk Susulan Kedua / Pupuk bawang merah umur 30-35 hari
Pupuk susulan kedua diberikan saat tanaman berumur 30-35 hst dengan jenis pupuk Urea 180 kg/ha.
Pada umur ini tanaman memasuki fase pembentukan umbi, sehingga memerlukan karbohidrat hasil fotosintesis sebagai bahan pembentukan umbi.
Unsur N dari Urea digunakan dalam proses fotosintesis untuk pembentukan karbohidrat.
Pemberian pupuk susulan perlu diiukuti dengan penyiraman apabila diperkirakan tidak terjadi hujan.
Di samping itu dapat pula diberikan pupuk hayati sesuai anjuran apabila tersedia sehingga bisa mengurangi pemakaian pupuk kimia.
Perlu diingat, pemupukan tanaman bawang merah di setiap daerah tidak sama tergantung tingkat kesuburan tanah. Untuk itu sangat disarankan untuk memeriksa kondisi tanah sebelum melakukan penanaman. Bisa menggunakan peralatan uji tanah kering sering PUTK. BACA JUGA : Perangkat Uji Tanah Kering / PUTK
Kesimpulan
Memberi pupuk pada tanaman bawang merah merupakan langkah penting dalam merawat tanaman dan memastikan pertumbuhan yang optimal. Dengan memilih pupuk yang tepat dan mengikuti langkah-langkah yang disebutkan di atas, Anda dapat membantu tanaman bawang merah tumbuh subur dan menghasilkan umbi yang berkualitas tinggi.
