Tanaman puring adalah tanaman yang kerap menjadi tanaman hias untuk sekitaran rumah atau ada juga yang membuatnya tanaman hiasan kuburan di dekat batu nisan. Dalam artikel kali ini, akan membahas tentang apa itu tanaman puring, jenis, dan manfaat.

Pengertian Tanaman Puring
Tanaman puring adalah tanaman hias pekarangan populer berbentuk perdu dengan bentuk dan warna daun yang sangat bervariasi. Berasal dari Kepulauan Nusantara namun kini telah tersebar di seluruh daerah tropika dan menjadi salah satu simbol turisme. Puring adalah kerabat jauh singkong serta kastuba dan memiliki batang yang menghasilkan lateks berwarna putih pekat dan lengket, yang merupakan ciri khas suku Euphorbiaceae.
Ada beragam kultivar puring dengan variasi warna dari hijau, kuning, jingga, merah, ungu, serta campurannya. Bentuk daun pun bermacam-macam: memanjang, oval, tepi bergelombang, helainya “terputus-putus”, dan sebagainya. Tanaman puring cocok untuk ditanam di wilayah terbuka, walaupun tidak tertutup kemungkinan dijadikan tanaman hias di dalam ruangan.
Jenis Jenis Tanaman Puring
Terdapat berbagai jenis tanaman puring yang cocok untuk penanaman di rumah. Berikut adalah beberapa jenis tanaman puring yang populer.
Puring Worten

Memiliki daun lebat dengan bentuk yang lebar dan lancip. Daunnya bervariasi dalam warna, termasuk merah, hijau, kuning, dan ungu.
Jenis Puring Jet

Memiliki daun berlobus tiga yang menarik dengan variasi warna burgundy, hijau, jingga, dan kuning.
Puring Kirana

Jenis puring Kirana memiliki daun bergelombang dengan variasi warna merah, kuning, dan hijau.
BACA JUGA : Sorgum : Kandungan, Manfaat, dan Cara Mengolah
Tanaman Puring Bali

Memiliki daun besar dan lebar dengan variasi warna merah gelap, hijau, dan kuning. Umumnya ditanam di sekitar jalan atau halaman rumah.
Jenis Puring Havana Golden

Memiliki corak menarik dengan kombinasi warna hijau dan kuning keemasan. Daunnya panjang, lonjong, dan tumbuh rimbun.
Puring Havana White

Memiliki daun dengan kombinasi warna hijau dan putih. Tepian daun yang berwarna putih memberikan tampilan yang unik dan cantik.
Kura-Kura

Memiliki bentuk dan corak daun yang menyerupai batok kura-kura, dengan warna daun merah, hijau, dan kuning.BACA JUGA : Tanaman Sorgum: Sejarah, Klasifikasi, Morfologi, dan Cara Budidaya
Puring Bor

Memiliki bentuk daun yang panjang dan pendek, dengan variasi warna hijau dan kuning.
Manfaat Tanaman Puring
Tanaman puring memang masih asing bagi masyarakat Indonesia. Namun, berdasarkan beberapa penelitian terbaru, tanaman ini kaya akan kandungan zat maupun senyawa aktif yang berguna bagi tubuh. Adapun manfaat dari tanaman puring sebagai berikut.
Pengisap udara kotor
Mempunyai kemampuan menyerap unsur timbal yang menyebar di udara terbuka. Oleh karena itu, dengan menanam di halaman rumah atau pun di dalam rumah, kita akan terlindungi dari udara kotor yang kita hirup sehari-hari.
Obat sakit perut
Untuk menyembuhkan sakit perut yang melilit, akar puring bisa dimanfaatkan untuk obat herbal. Caranya, akar puring ditumbuk sampai benar-benar halus, lalu disaring, kemudian diminum.
Obat gatal
Zat yang terkandung pada tanaman puring memiliki rasa pahit, yaitu zat yang terdapat pada kulit puring, sehingga dipercaya mampu mengobati penyakit gatal-gatal.
Pelancar peredaran darah
Tanin merupakan salah satu zat kimia yang terkandung dalam getah tanaman puring. Tanin ini diyakini berguna untuk melancarkan aliran darah.
Obat sembelit
Salah satu bagian yang bermanfaat pada tanaman puring ini adalah akar dan kulit pohon yang mampu mengurangi bahkan menghilangkan sembelit. Caranya, ambil akar dan kulit pohon puring sekadarnya, cuci, lalu rebus sampai mendidih. Ketika sudah cukup, maka saring, dinginkan sebentar untuk kemudian minum secara teratur.
Obat cacing dan penumbuh nafsu makan
Mampu mengobati penyakit cacingan dan penumbuh nafsu makan. Caranya, ambil ranting tanaman puring yang masih muda secukupnya, cuci, lalu rebus. Air hasil dari rebusan tersebut, silakan minum secara teratur.
Obat sifilis
Untuk mengobati sifilis bisa pula dengan perantara tanaman puring. Caranya, ambil batang puring secukupnya, bersihkan dengan air, lalu rebus. Air hasil rebusan batang puring, bisa konsumsi secara teratur.
