Buah Goji Berry: Sejarah, Ciri Ciri, dan Cara Menanam

Yuk Bagikan ..

Buah goji berry, atau wolfberry, adalah buah kecil berwarna merah yang berasal dari Tiongkok. Buah goji berry mengandung banyak antioksidan, vitamin, mineral, dan asam amino yang penting untuk kesehatan tubuh. Beberapa manfaat kesehatan dari buah goji berry termasuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan kesehatan mata, meningkatkan kesehatan kulit dan lain sebagainya. Buah goji berry dapat dikonsumsi langsung atau dalam bentuk suplemen. Dalam artikel kali ini, kita akan membahas tentang sejarah, klasifikasi, ciri ciri, dan cara menanam buah goji berry. Berikut pembahasannya.

goji-berries

Sejarah Buah Goji Berry

Buah goji berry atau wolfberry adalah buah yang telah lama masuk dalam masakan tradisional Asia serta pengobatan tradisional Cina, Korea, dan Jepang, setidaknya sejak abad ke-3 Masehi. Buah ini memiliki banyak julukan seperti super fruit, buah dewa, buah ajaib, dan lain-lain. Berasal dari Tiongkok dan pemanfaattanny dalam pengobatan tradisional Tiongkok selama lebih dari 2.000 tahun sebagai tonik untuk meningkatkan kesehatan dan kekuatan.

Budidaya goji berry secara besar-besaran di negara asalnya, Cina, dan seiring perkembangan zaman, goji berry tak hanya ada di Cina, melainkan juga di Kanada dan Amerika Serikat. Semenjak tahun 2000an, buah goji berry dan produk turunannya menjadi umum di negara-negara maju sebagai makanan sehat atau obat alternatif, meskipun klaim kesehatan yang dibuat belum terbukti.

BACA JUGA :Buah Goji Berry : Kandungan, Manfaat, Dan Efek Samping

Klasifikasi Buah Goji Berry

goji berry
goji berry
  • Kingdom: Plantae
  • Divisi: Magnoliophyta
  • Kelas: Magnoliopsida
  • Order: Solanales
  • Famili: Solanaceae
  • Genus: Lycium
  • Spesies: Lycium barbarum atau Lycium chinense

 

Ciri Ciri Buah Goji Berry

Buah goji berry memiliki ciri atau morfologi sebagai berikut.

Akar

Akar buah goji berry bersifat akar tunggang dengan beberapa serabut sebagai penopang dan akar ini memiliki panjang sekitar 3 hingga 5 cm.

Batang

Batang buah goji berry memiliki ukuran 5-7 meter. Namun, ada juga yang panjangnya mencapai 4 meter.

Daun

Daun tanaman goji berry bersifat tunggal, berwarna hijau terang, berukuran sekitar 5-6 cm, dan menempel pada tangkai kecil yang hanya berukuran 2-3 cm.

Buah

Buah goji berry berbentuk lonjong dan sebagian kecilnya berbentuk bulat telur atau oval. Buah goji berry bewarna hijau ketika muda, dan berubah menjadi merah ketika sudah matang.

Cara Menanam Buah Goji Berry

cara menanam buah-goji-berry

Berikut adalah tata cara menanam buah goji berry

Persiapan Biji

Rendam terlebih dahulu biji Goji Berry (Wolfberry) dalam air bersih dengan suhu kamar, yaitu sekitar 20-26°C, selama 40 menit. Saran menggunakan air kemasan atau air matang untuk proses perendaman. Setelah itu, ambil biji dengan menggunakan saringan dan cuci bersih menggunakan air matang. Air matang adalah air yang rebus dan dapat minum langsung. Selanjutnya, tiriskan atau entaskan biji tersebut, biarkan di udara terbuka sampai kering secara alami.

 

Stratifikasi

Ambil tisu atau kapas, lalu lembabkan dengan menggunakan semprotan air halus. Pastikan air untuk melembabkan adalah air kemasan atau air matang. Selanjutnya, ambil beberapa benih dan letakkan di atas tisu atau kapas yang telah lembab.

Selanjutnya, masukkan benih beserta tisu atau kapas ke dalam kantong plastik. Gulung plastik dengan rapat dan pastikan kantong plastik tertutup dengan baik. Tempatkan kantong plastik di dalam kulkas, namun hindari menaruhnya di dalam freezer. Biarkan dalam kulkas selama 8 minggu. Selama periode tersebut, periksalah kondisinya setiap minggu dan sesuaikan jika diperlukan.

Setelah 8 minggu, ambil benih dan lakukan proses germinasi 1. Namun, jika sebelum 8 minggu tumbuh calon akar berukuran 2-3mm, lakukan proses germinasi 2. Berikut penjelasannya.

 

  • Germinasi 1 : Siapkan tisu atau handuk kertas sebagai wadah untuk proses perkecambahan benih. Lembabkan tisu atau handuk kertas dengan menggunakan semprotan air halus, pastikan air yang digunakan adalah air kemasan atau air matang. Ambil beberapa benih dan letakkan di atas tisu atau handuk kertas yang telah dilembabkan. Setelah itu, masukkan benih beserta tisu atau handuk kertas ke dalam kantong plastik dan tutup rapat. Tempatkan kantong plastik di tempat yang teduh. Lakukan pemeriksaan setiap hari dan sesuaikan kondisinya bila diperlukan. Biji Goji Berry (Wolfberry) biasanya akan berkecambah setelah 10-14 hari. Jika kecambahnya telah mencapai panjang 0,9-2,3 cm, segera pindahkan ke media semai untuk melanjutkan pertumbuhannya.
  • Germinasi 2 : Persiapkan tisu atau handuk kertas sebagai wadah untuk proses perkecambahan. Lembabkan dengan menggunakan semprotan air halus. Ambil biji yang sudah bertunas dan letakkan di atas tisu atau handuk kertas. Selanjutnya, masukkan biji yang sudah diletakkan di atas tisu atau handuk kertas ke dalam kantong plastik, namun tidak perlu menutupnya rapat. Tempatkan kantong plastik di tempat yang teduh. Jika kecambah telah mencapai panjang antara 0,9 hingga 2,3 cm, segera pindahkan ke media semai untuk melanjutkan pertumbuhannya.

 

Penyemaian Biji

Setelah proses germinasi, siapkan wadah penyemaian seperti nampan, tray, atau kaleng bekas, yang bagian bawahnya telah dilengkapi dengan lubang-lubang untuk sirkulasi air yang cukup. Satu hari sebelum melakukan proses semai, isi wadah dengan media semai hingga mencapai tiga perempat dari tingginya.

Buat campuran media semai dengan komposisi tanah, pasir/sekam, dan kompos, masing-masing dengan perbandingan 1:1:1. Tanamkan benih Goji Berry (Wolfberry) yang sudah bertunas ke dalam media semai. Pastikan sebagian tunasnya muncul di permukaan tanah. Semprotkan air dengan lembut menggunakan semprotan halus.

Tempatkan wadah persemaian di lokasi yang terkena sinar matahari langsung. Jaga agar media tidak mengering atau terlalu basah. Jika media terlihat kering, semprotkan air halus 1-2 kali sehari. Proses persemaian dihentikan setelah tanaman memiliki 2-7 helai daun.

Penanaman

Setelah itu, siapkan wadah atau tempat menanam, seperti pot besar atau drum, yang harus dilengkapi dengan lubang di bagian bawahnya. Pastikan untuk menambahkan batu-batu kecil ke dalam lubang tersebut agar tidak terjadi sumbatan oleh tanah. Satu hari sebelum penanaman, isi pot atau drum dengan media tanam hingga mencapai tiga perempat dari tingginya.

Buat campuran media tanam dengan komposisi tanah, pasir/sekam, dan kompos, dengan perbandingan 2:1:1. Setelah bibit Goji Berry (Wolfberry) memiliki 2-7 helai daun, pindahkan bibit ke pot atau drum. Caranya adalah dengan membuat lubang terlebih dahulu di pot atau drum, lalu ambil bibit beserta tanah di sekitar akarnya dan masukkan ke lubang dengan posisi tegak. Tambahkan tanah di sekitarnya dan rapatkan.

Tempatkan pot atau drum di tempat yang terang, tetapi aman dari hujan. Setelah tanaman tumbuh daun baru, letakkan pot atau drum di tempat terbuka. Lakukan perawatan rutin terhadap tanaman Goji Berry (Wolfberry).

Perawatan

Untuk merawat tanaman dengan baik, perhatikan beberapa langkah berikut. Jika media tanam cenderung kering, pastikan untuk menyiramnya dua kali sehari, baik di pagi maupun sore hari. Sebaliknya, jika media tanam lebih lembab, satu kali penyiraman sehari, baik pagi maupun sore, sudah cukup.

Penting juga untuk melakukan pemupukan sesuai dengan petunjuk yang tertera pada kemasan pupuk yang digunakan. Jika penanaman dilakukan secara koloni dan tanaman terlalu rapat, lakukan penjarangan untuk memberikan ruang yang cukup bagi pertumbuhan optimal.

Perhatikan perkembangan bibit tanaman. Jika bibit tidak tumbuh sempurna, rusak, atau mati, segera lakukan penyulaman. Selain itu, lakukan penyiangan secara rutin untuk menghindari pertumbuhan gulma yang dapat mengganggu tanaman.

Jika tanah di sekitar tanaman tergerus, lakukan pembumbunan untuk menjaga stabilitas tanah. Penggunaan insektisida dan akarisida sebaiknya hanya jika tanaman terserang hama, sedangkan penggunaan fungisida hanya diperlukan jika tanaman mengalami serangan penyakit. Dengan memperhatikan langkah-langkah ini, Anda dapat menjaga kesehatan dan pertumbuhan tanaman dengan optimal.

Panen

Panen goji berry ketika sudah berumur 2 hingga 3 tahun setelah penanaman.

Scroll to Top