Pohon angsana (Pterocarpus indicus) adalah pohon yang terkenal dengan daunnya yang rindang dan bunganya yang berwarna merah cerah. Keberadaan pohon angsana memberikan manfaat ekologis, seperti menyediakan habitat bagi berbagai jenis satwa dan membantu dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Dalam artikel kali ini, akan membahas tentang klasifikasi, ciri ciri, manfaat, syarat tumbuh, dan cara budidaya.

Klasifikasi Pohon Angsana
- Kerajaan: Plantae
- Divisi: Magnoliophyta
- Kelas: Magnoliopsida
- Ordo: Fabales
- Famili: Fabaceae
- Subfamili: Faboideae
- Tribus: Dalbergieae
- Genus: Pterocarpus
- Spesies: P. indicus
Ciri Ciri Pohon Angsana

Pohon angsana memiliki ciri atau morfologi sebagai berikut.
Pohon
Angsana adalah pohon meranggas yang memiliki tinggi sekitar 10 hingga 40m dengan diameter batang lebih dari 2 meter.
BACA JUGA : Tumbuhan Xerofit: Pengertian, Ciri Ciri, dan Contohnya
Daun
Daun tanaman angsana ini merupakan sebuah daun yang bersifat majemuk serta menyirip gasal dan berseling. Anak daunnya terdiri atas 5 hingga 15 anak daun.
Bunga
Bunga angsana muncul di ujung ranting atau pada ketiak daun, sedikit atau tidak bercabang, berambut coklat, dan berbau harum semerbak. Bunganya berkelamin ganda dan berwarna kuning cerah, dengan ukuran diameter sekitar 7-11 cm.
Buah
Pohon ini menghasilkan buah berbentuk polong yang berbentuk bulat, berwarna coklat muda dan berdiameter 4-6 cm. Buah dari pohon ini dikelilingi sayap yang berdiameter 2-3 cm dan tebal 5-8 mm. Permukaan tempat biji ada berbagai macam, dari yang halus sampai tertutup bulu lebat. Buah tumbuhan ini akan matang sekitar 4-6 bulan.
Manfaat Pohon Angsana
Pohon angsana memiliki beberapa manfaat yang baik untuk kesehatan diantaranya adalah.
Mengobati batu ginjal
Bagi anda yang mengidap penyakit batu ginjal tidak usah kawatir, karena anda bisa menggunakan daun angsana dalam mengatasinya. Kandungan zat kimia yang ada di daun angsanan mampu mengeluarkan batu atau kristal yang mengendap di dalam organ dalam anda. (Baca juga : manfaat daun salam – manfaat daun mangga)
Mengatasi sariawan
Sifat antibakterial yang ada dalam daun angsana mampu melawan bakteri jahat yang ada di dalam tubuh anda, salah satu penyakit yang bisa disembuhkan oleh daun angsana adalah sariawan.
Menyembuhkan diabetes melitus
Daun angsanan sangat cocok dan efektif dalam pengurangan konsentrasi gula dalam tubuh. Kandungan gula yang berlebih dalam tubuh akan menyebabkan terjadinya diabetes militus. Daun angsana yang memiliki kandungan glkikemik rendah sangat bagus untuk menurunkan konsentrasi gula berlebih dalam tubuh anda.
Memulihkan luka bakar
Anda yang memiliki luka bakar pasti merasakan nyeri dan sakit. Anda bisa mengobati luka anda dngan cepat dan tidak sakit dengan menggunakan daun angsana nyeri dan perih dari luka bakar akan terminimalisir dan bekas luka akan segera hilang. Karena dalam daun angsana terdapat kandungan vitamin dan mineral yang tinggi yang bagus untuk mengatasi sel kulit mati.
Sebagai antioksidan dalam tubuh
Di dalam daun angsanan terdapat kandungan antioksidan yang tinggi, yang mampu menangkal radikal bebas dalam tubuh yang memicu terjadinya penyakit. Dengan daun inilah anda bisa membentengi tubuh anda dari serangan bibit-bibit penyakit dan terlihat selalu bersemangat.Selain memiliki manfaat untuk kesehatan, kayu yang dihasilkan dari pohon angsana juga kerap kali digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat lemari, kursi ,meja dan lainnya.
BACA JUGA : Tanaman Paku: Pengertian, Ciri Ciri, Jenis, dan Manfaat
Syarat Tumbuh Pohon Angsana

Angsana dapat tumbuh dengan baik di daerah tropis dengan ketinggian 600-1300 meter diatas permukaan laut. Angsana akan tumbuh dengan baik pada tempat-tempat yang terbuka atau sedikit terlindungi dari sinar matahari baik di dataran rendah maupun dataran tinggi. Ketinggian yang paling optimal adalah 800 mdpl. Lahan yang akan ditanami harus subur dan gembur serta kaya akan unsur hara.
Cara Budidaya
Budidaya dapat dengan berbagai cara, baik melalui penanaman benih maupun stek. Berikut adalah beberapa cara untuk budidaya pohon angsana.
Pemilihan lokasi tanam
Pemilihan lokasi tanam merupakan hal penting . Membutuhkan tempat yang terkena sinar matahari langsung dan tanah yang gembur serta kaya akan nutrisi. Selain itu, lokasi tanam sebaiknya jauh dari daerah yang sering tergenang air, karena kelebihan air dapat merusak akar pohon.
Persiapan tanah
Persiapan tanah sebelum menanam bibit pohon uga sangat penting. Tanah sebaiknya cangkul hingga kedalaman 50 cm dan campur dengan pupuk organik untuk memperbaiki struktur tanah dan menambah kandungan nutrisi.
Penanaman bibit
Setelah persiapan tanah selesai, tanam bibit pohon di lubang tanam. Jarak tanam antar pohon sebaiknya 6-8 meter agar pohon memiliki ruang yang cukup untuk tumbuh.
Perawatan
Pohon angsana membutuhkan perawatan yang cukup agar dapat tumbuh dengan baik. Beberapa hal yang perlu jadi perhatian dalam perawatan pohon angsana antara lain adalah penyiraman secara teratur, pemberian pupuk secara berkala, serta pemangkasan cabang yang tidak perlu untuk mempercepat pertumbuhan.
